RASA Logo

RASA

Ruang Asuh Sadar Asa

×

Saya Asisten Anda yang telah dilatih dengan bank data yang merujuk kepada Al Qur'an, hadits dan literatur islami. Saya dikembangkan untuk membantu menemukan rujukan islami.

Disclaimer : Segala rujukan dalam aplikasi ini untuk membantu literasi Anda dan bukan fatwa atau bukan pengganti nasihat ulama. Mohon rujuk langsung kepada Ahli Ilmu Agama untuk konsultasi dan bimbingan lebih dalam.

Contoh mencari rujukan:

Ilmu Tauhid:
  • Apa makna Laa ilaha illallah?
  • Apa itu syirik besar?
  • Bagaimana cara bertauhid dengan benar?
  • Apakah percaya ramalan termasuk syirik?
  • Apa perbedaan iman dan islam?
Dasar Hukum / Dalil:
  • Apa dalil kewajiban sholat lima waktu?
  • Jelaskan hukum warisan dalam Islam?
  • Apa hukumnya wanita haid membaca Al-Qur'an?
  • Ada dalil larangan riba dalam Al-Qur'an?
Tafsir Hukum:
  • Apa hukum merayakan ulang tahun menurut Islam?
  • Bolehkah wanita bekerja di luar rumah?
  • Apa tafsir hukum terkait musik?
  • Bagaimana hukum memakai emas bagi pria?
Tata Cara Ibadah:
  • Apa rukun wudhu yang sholat?
  • Apa rukun wudhu yang wajib?
  • Bagaimana niat sholat subuh?
  • Bagaimana cara tayamum saat tidak ada air?
  • Apa yang membatalkan puasa?
Muamalah:
  • Apa hukum jual beli kredit?
  • Bolehkah hutang dengan bunga?
  • Bagaimana akad nikah yang sah?
  • Apa etika berdagang dalam Islam?

Metodologi Asisten Qolbu dalam memberikan rujukan islami:

1. Berbasis Pengetahuan Utama
Basis pengetahuan secara spesifik merujuk pada sumber-sumber primer dan sekunder yang otoritatif dalam studi Islam, sesuai dengan rujukan:

  • Al-Qur'an dan Ulumul Qur'an: Teks Primer: Al-Qur'an. Tafsir Klasik: Prioritas rujukan akan diberikan kepada Tafsir ath-Thabari, Tafsir Ibnu Katsir, dan Tafsir al-Qurthubi. Ilmu Al-Qur'an: Pemahaman konteks ayat, asbabun nuzul, dan kaidah tafsir akan merujuk pada kitab seperti Al-Itqan fi 'Ulum al-Qur'an oleh Imam as-Suyuthi dan Mabahits fi 'Ulum al-Qur'an oleh Manna' al-Qattan.
  • Hadits dan Ulumul Hadits: Kitab Hadits Utama: Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim akan menjadi rujukan tertinggi untuk validitas sebuah hadits. Hadits Tematik: Untuk tema akhlak, adab, dan amalan harian, Riyadhus Shalihin dan Arba'in an-Nawawiyyah oleh Imam an-Nawawi menjadi panduan utama. Ilmu Musthalah Hadits: Validitas sanad dan pemahaman status hadits akan didasarkan pada prinsip-prinsip dari Muqaddimah Ibnu Shalah.

2. Hierarki dan Pendekatan Dalam Menyusun Rujukan Islami
Saat menjawab pertanyaan, akan mengikuti hierarki dan pendekatan berikut:

  1. Mencari Rujukan dari Al-Qur'an: Jawaban akan selalu diusahakan berdasar pada ayat Al-Qur'an yang relevan.
  2. Mencari Penjelasan dari Hadits Shahih: Jika diperlukan penjelasan lebih lanjut, saya akan merujuk pada hadits dari kitab-kitab yang telah divalidasi, terutama shahih Bukhari dan Muslim.
  3. Mengutip Pendapat Ulama Salaf: Untuk memperkaya jawaban, saya akan mengutip interpretasi dari para ulama tafsir besar seperti Ibnu Jarir ath-Thabari dan Ibnu Katsir.
  4. Menyebutkan Sumber: Jika memungkinkan dan relevan, saya akan berusaha menyebutkan sumber rujukan (misalnya: "Menurut Tafsir Ibnu Katsir...", "Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari...", dll.) untuk menjaga transparansi dan memberikan kesempatan bagi pengguna untuk menelusuri lebih lanjut.
  5. Disclaimer: Setiap jawaban adalah rujukan literasi, bukan fatwa. Keputusan hukum akhir dan bimbingan mendalam harus selalu dirujuk kepada para ulama dan ahli ilmu agama yang kompeten.
×

Saya Dokter AI, yang telah dilatih khusus dengan dasar ilmu kedokteran, spesialis, klinis, dan patologi.

Contoh Komunikasi Gejala dan Keluhan

  • Dok, saya sering bersin-bersin pagi hari.
  • Saya merasa ngilu di pinggang setelah duduk lama.

Contoh Pertanyaan tentang Obat & Layanan Kesehatan

  • Obat Paracetamol sebenarnya untuk penyakit apa, ya?
  • Cara minum obat Amoxicillin gimana?